MOTOR ANTIQUE CLUB INDONESIA

 

Motor Antique Club Indonesia (MACI) is an organization or association of Enthusiasts, Lovers, Observers and Preservators of Vintage Motorcycles/Antique Motorcycles, the first in Indonesia called Motor Antique Club Indonesia or abbreviated as MACI. One of the aims and objectives of MACI is to preserve the existence of Vintage Motorcycles/Antique Motorcycles in Indonesia, which are historical relics, as one of the means of transportation that supported the Indonesian nation's struggle for independence and supported the smooth running of government transportation at the beginning of independence, both civil and military.

SEJARAH MACI

 

Pada tahun 1994 di Kota Semarang, Terbentuknya Motor Antique Club Indonesia berawal dari bergabungnya club - club Motor Antik lokal yang berada di beberapa kota di Indonesia, seperti Bandung, Semarang, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, dan kota - kota lainnya, yang membentuk suatu wadah organisasi induk  skala Nasional. 

Pada tahun 1994, MAC Bandung, MAC Jogjakarta, MAC Semarang, MAC Wonosobo, MAC Jakarta, Pemudis Surabaya, dan club Motor Antik lokal lainnya, mendeklarasikan melebur menjadi satu dengan nama Motor Antique Club Indonesia (MACI). 

Banyaknya cabang yang tergabung dalam MACI dari seluruh Indonesia mencerminkan seperti konsep Negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika  (berbeda - beda tetapi tetap satu jua) yang diikat dalam satu wadah MACI dengan menghargai segala ciri khas nya masing - masing.

 

VISI

Melestarikan keberadaan Motor Tua/Motor Antik yang masuk dalam kriteria undang undang  No. 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya.

 

MISI

Membina rasa persaudaraan di kalangan para pelestari Motor Tua/Motor Antik, Serta mendukung dan berkontribusi dalam program pemerintah yang terkait.

KEANGGOTAAN

Anggota MACI pada saat ini berjumlah 2783 anggota yang tersebar di 72 (Tujuh Puluh Dua) cabang MACI seluruh Indonesia, yang terdiri dari berbagai macam profesi dan latar belakang, seperti Pengusaha, Aparatur Sipil Negara, Anggota Dewan DPR RI, Mahasiswa, Pekerja Profesional, Tenaga Medis, dan lainnya, yang bergabung di dalam cabang - cabang dibawah naungan MACI.

MOTOR ANTIQUE CLUB INDONESIA

 

Motor Antique Club Indonesia (MACI) is an organization or association of Enthusiasts, Lovers, Observers and Preservators of Vintage Motorcycles/Antique Motorcycles, the first in Indonesia called Motor Antique Club Indonesia or abbreviated as MACI. One of the aims and objectives of MACI is to preserve the existence of Vintage Motorcycles/Antique Motorcycles in Indonesia, which are historical relics, as one of the means of transportation that supported the Indonesian nation's struggle for independence and supported the smooth running of government transportation at the beginning of independence, both civil and military.

SEJARAH MACI

Pada tahun 1994 di Kota Semarang, Terbentuknya Motor Antique Club Indonesia berawal dari bergabungnya club - club Motor Antik lokal yang berada di beberapa kota di Indonesia, seperti Bandung, Semarang, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, dan kota - kota lainnya, yang membentuk suatu wadah organisasi induk  skala Nasional. 

Pada tahun 1994, MAC Bandung, MAC Jogjakarta, MAC Semarang, MAC Wonosobo, MAC Jakarta, Pemudis Surabaya, dan club Motor Antik lokal lainnya, mendeklarasikan melebur menjadi satu dengan nama Motor Antique Club Indonesia (MACI). Banyaknya cabang yang tergabung dalam MACI dari seluruh Indonesia mencerminkan seperti konsep Negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika  (berbeda - beda tetapi tetap satu jua) yang diikat dalam satu wadah MACI dengan menghargai segala ciri khas nya masing - masing.

VISI

Melestarikan keberadaan Motor Tua/Motor Antik yang masuk dalam kriteria undang undang  No. 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya.

MISI

Membina rasa persaudaraan di kalangan para pelestari Motor Tua/Motor Antik, Serta mendukung dan berkontribusi dalam program pemerintah yang terkait.

KEANGGOTAAN

Anggota MACI pada saat ini berjumlah 2783 anggota yang tersebar di 72 (Tujuh Puluh Dua) cabang MACI seluruh Indonesia, yang terdiri dari berbagai macam profesi dan latar belakang, seperti Pengusaha, Aparatur Sipil Negara, Anggota Dewan DPR RI, Mahasiswa, Pekerja Profesional, Tenaga Medis, dan lainnya, yang bergabung di dalam cabang - cabang dibawah naungan MACI.

MOTOR ANTIQUE CLUB INDONESIA

 

Motor Antique Club Indonesia (MACI) is an organization or association of Enthusiasts, Lovers, Observers and Preservators of Vintage Motorcycles/Antique Motorcycles, the first in Indonesia called Motor Antique Club Indonesia or abbreviated as MACI. One of the aims and objectives of MACI is to preserve the existence of Vintage Motorcycles/Antique Motorcycles in Indonesia, which are historical relics, as one of the means of transportation that supported the Indonesian nation's struggle for independence and supported the smooth running of government transportation at the beginning of independence, both civil and military.

SEJARAH MACI

 

Pada tahun 1994 di Kota Semarang, Terbentuknya Motor Antique Club Indonesia berawal dari bergabungnya club - club Motor Antik lokal yang berada di beberapa kota di Indonesia, seperti Bandung, Semarang, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, dan kota - kota lainnya, yang membentuk suatu wadah organisasi induk  skala Nasional. 

Pada tahun 1994, MAC Bandung, MAC Jogjakarta, MAC Semarang, MAC Wonosobo, MAC Jakarta, Pemudis Surabaya, dan club Motor Antik lokal lainnya, mendeklarasikan melebur menjadi satu dengan nama Motor Antique Club Indonesia (MACI). 

Banyaknya cabang yang tergabung dalam MACI dari seluruh Indonesia mencerminkan seperti konsep Negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika  (berbeda - beda tetapi tetap satu jua) yang diikat dalam satu wadah MACI dengan menghargai segala ciri khas nya masing - masing.

 

VISI

Melestarikan keberadaan Motor Tua/Motor Antik yang masuk dalam kriteria undang undang  No. 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya.

 

MISI

Membina rasa persaudaraan di kalangan para pelestari Motor Tua/Motor Antik, Serta mendukung dan berkontribusi dalam program pemerintah yang terkait.

KEANGGOTAAN

Anggota MACI pada saat ini berjumlah 2783 anggota yang tersebar di 72 (Tujuh Puluh Dua) cabang MACI seluruh Indonesia, yang terdiri dari berbagai macam profesi dan latar belakang, seperti Pengusaha, Aparatur Sipil Negara, Anggota Dewan DPR RI, Mahasiswa, Pekerja Profesional, Tenaga Medis, dan lainnya, yang bergabung di dalam cabang - cabang dibawah naungan MACI.